Habib Riziq Shihab Dialog dgn Umat kristiani soal aksi perusakan tujuan dan dibalik semuanya, dijelasin komplit dalam 2 seri jadi liat semuaaa dah, Habib debat dikampus Ternama disaksiin Dosen mahasiswa mahasiswi Kajur dan orang2 theolog nasrani dialog cari solusi kesalah pahaman kesamaan pengertian toleransi Habib ber argumen sama hebatnya dgn Bung Karno Sukarno kalo pidato sama2 punya jenggot spt Ahmad Dani bedanya habib pake Pici ame sorban Ahmad Dani kagak pake soale bkn Habaib tp Musikus Habib ini punye Suara khas lantang berkarakter kuat khas kayak Once Kaka Slank Ariel Peterpan Jamrud kalo LN jon bonjopi Rod Steward Michael Bolton yg suaranya khas2 dan berkarakter kuat bedanya habib bkn singer walo suarane gak kalah nyaring dibanding kaka slank Once Fadly Padi di London Indra Bekti kalo siaran tapi ada ciri masing2 lah trus... habib jarang masuk Infotainment kecuali di GlobalTV dari MNC Grup RCTI TPI Habib di wawancara soal valentine Bukan lg soal Playboy or Cover Laskar Cinta tu mah dah lama kelaran, and umm..Liputan ini gak pernah dimuat di Liputan 6 karna yaa SCTV gak ngeliput walo OL sm kayak DetikTV bandung Habib beda jaman dgn KH.Zainuddin MZ beda Proffesi dgn Haji Rhoma Irama walo oma jg sk ceramah dgn Soneta Grupnya dan Habib gak pernah diundang di acara Empat Mata Gosip Demian Illusionis ato ikutan nilai Audisi Indonesian Idol Mama Mia Eko Patrio nya nanti gugup Di Klipnya Yovie Nuno jg gak ada karna emang gak cocok ama lagunya dan Habib belom pernah diwawancara sm Bayu SCTV karena Bayu belon nemu topiknya untuk wawancarain liputan soal Habib Riziq aplg wawancara sm Deddy Corbuzer soale deddy pesulap bkn pembawa acara lah ngapain dia interview habib gimana juga ente yg bener aje simak deh ye ambil ngupi susu Torabika Xtra Joss Xtravaganza Trans TV Trans 7 juga belon undang habib karna yaaa belon diundang2 seh tau dah ngapah pan habib bukan artis selebritis tp tokoh masyarakat
Download this and other original video files with Multiply Premium.
BBM, BBM, BBM.. itu yg plg penting sekarang utk dipikirin. Demo terus jgn sampai kepancing sama politik praktis kaya gini. Ini semua permainan politik, yg sering kali, licik, jahat dan sulit sekali utk diterka. Yg satu bilang begini, yg lain bilang begitu, yg mana hampir semua merasa yakin kalau teori mereka yg paling benar. Terus terang saya sendiri belum begitu yakin dengan kemurnian/keiklasan sepak terjang FPI. Akan tetapi apabila dengan sepak terjang FPI tsb membuat tempat-tempat maksiat smakin berkurang dan para dedengkot/bandar judi dan sejenisnya ketar-ketir utk melebarkan sayap/bisnisnya, maka saya akan . 100% dibelakang FPI. HIDUP FPI SEMOGA ALLOH SWT BERSAMA ANDA !!! AMIIIN.
Lho kalau kayak gini gak ada yang bengak-bengok.... Mmhhh...???Berarti para komentator kemarin itu apa terbawa hawa howox-howox lagu dangdut : "Tertawa Di Atas Duka Lara"....??? atau itu Mencari Sensasi Tuk Bigini-beginu...??? Lha trus kemarin yang sampek nyumpel seperti mencuri di sela-sela pojok an itu mana ya?
Tertawa ketika ku menangis Aku menangis kala mereka tertawa Sekarang aku mau tertawa sudahkan saatnya?
Gareng.....Bagong...Wo Semar ...mari ke sini....panggil juga bendoro Harjuno.. Terotok..tok...ooonggg langit gonjang ganjing merkin Think.......SIN THINK
Hasyim Ancam Provokator yang Kompori NU dalam Konflik FPI Jakarta - Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengingatkan pihak-pihak tertentu untuk tidak melibatkan NU menyusul insiden Monas 1 Juni. “NU akan memberikan sanksi kepada siapa pun yang melakukan provokasi,” tegasnya. Hasyim menyesalkan penggunaan dan pelibatan nama NU dan kelompok NU dalam masalah ini. “Karena relevansinya tidak ada antara NU dan Monas, NU dan FPI. Tapi, kenapa lalu ditulis korban itu adalah orang NU?” ujar Ketua PBNU Hasyim Muzadi dalam pernyataan tertulis pada detikcom, Selasa (3/6/2008).
Maka, di sini ada pelibatan orang-orang NU yang menjadikan NU sebagai pihak yang juga terlibat dalam bentrok fisik itu. “Ini tidak boleh terjadi dan harus dicegah. Bentrok fisik sangat merugikan. Kita ingin menyelesaikan masalah Monas, bukan memperluas masalah itu,” tegasnya.
Hasyim menuturkan, semua keputusan PBNU yang menyangkut masalah akidah (keyakinan beragama), menyangkut syariah (hukum agama), hanya bisa dikeluarkan melalui rapat gabungan antara Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU.
“Maka, tidak boleh ada seorang pun yang mengambil alih porsi ini, kemudian dia berwacana sendiri atas nama NU,” ungkapnya.
Setelah peristiwa Monas banyak yang berwacana, menggiring GP Ansor, menggiring Pagar Nusa, menggiring Lakpesdam NU. Menurutnya, tidak ada hak apa pun untuk melakukan itu.
“Dan, saya ingatkan kepada yang bersangkutan supaya menghentikan langkah-langkah, karena justru NU akan memberikan sanksi kepada siapa pun yang melakukan provokasi, bukan kepada yang terprovokasi,” ancam Hasyim.
Hasyim menuturkan, memang ada personal di dalam NU yang berpikiran liberal. Sementara, NU formal berpikiran moderat. Moderat, artinya, baik kepada orang tapi tetap pada pendiriannya. Liberal, artinya, mengikuti mindset orang lain, tapi kadang-kadang menjadikan tindakan itu sebagai ‘gol bunuh diri’. Dan, NU jangan diumpankan untuk bentrok-bentrok fisik.
“PBNU menyerukan agar warga NU se-Indonesia tetap pada pos dan kediamannya (tetap tenang dan tidak terprovokasi) masing-masing. Masalah yang berkaitan dengan Monas akan diselesaikan sendiri oleh PBNU tanpa melibatkan bentrok fisik,” demikian Hasyim Muzadi.
BBM memang penting, tapi barbarianisme juga penting untuk dimusnahkan. Bukan karena BBM naik trus hal ngawur spt tingkah laku FPI itu dibiarkan begitu saja. Dipikirnya skrg ini kita hidup di jaman kegelapan apa ?
gue ga ngerti bacaan diatas, nyeritain artis alias mu ngegosipmah bukan disini tempatnya atuh jang. sing bener nyeritateh ngarah kaharti jeung bisa mere koment.piss ah
yh.. mNurutku,, Orang2 muSLIm haRus bs meNjaga dan meNjaLankan agAMAnya deNgan baEk.. seLesaikan seMua masaLah baEk2.. gaK prLu ada keKerasan.. pLagi..mPe jaTuhna kOrban.. see? deNgan caRa FPI yang srg aNarkis,,mLh bKin jLek naMa islam.. aPaLagi..aKu gk sTuju baNget seTiap mereka berTindak..maLah NyebUt2 ALLAHUAKBAR,, seOLah2 kaTa2 suci itu dGunakan uNtuk beRbuat aNarkis..
Pemerintah takut dengan FPI... kenapa takut? berarti ada sesuatu di belakang FPI.
Berhati-hatilah kawan... kalian sedang dipecah belah oleh "yang di belakangnya" FPI.
Untunglah Indonesia masih agak bodoh untuk dijadikan kacungnya Amerika... sehingga gampang ketahuan konspirasi2 yang terjadi di Indonesia ini.
Temen-temen udah pada nonton film "Hotel Rwanda"?... dijelaskan dengan sangat apik disitu kalo beberapa negara barat suka mengadu domba, kalo ga lewat agama ya lewat ras dan suku untuk menguasai kekayaan yang dimiliki oleh negara yang bersangkutan. (Afrika-Berlian, Timur Tengah-Minyak, Indonesia-Semuanya bisa diambil).
Sudah baca om, sudah saya baca beberapa minggu lalu. Disitu tertulis...
"kemudian dari ajaran Mirza, yang membuat kita menduga kuat bahwa ajaran Ahmadiyah itu buatan Inggris, karena para pengikutnya dilarang untuk berjihad melawan pemerintahan Inggris. Dari sini kita bisa melihat, bahwa mereka adalah bagian dari kolonialis."
Hmmm...menduga, sama saja dengan su'udzon... berburuk sangka. Tidak ada bukti otentik bukan ? Tentu orang Inggris tidak terima dong. Jangan hanya karena... DUGAAN... terus menuduh yang bukan-bukan. Sepertinya hal-hal yang seperti ini tugas intelijen. Bukan tugas kita. Sayang banget pikiran dan hati kita jika hanya akan terjerumus kepada hal-hal yang...menduga-duga.
Ingat lho, orang Islam dilarang su'udzon :)
Untuk soal Ahmadiyah, saya sepakat dengan umat Islam pada umumnya, bahwa mereka itu telah menyimpang dan sesat.
Sudah baca om, sudah saya baca beberapa minggu lalu. Disitu tertulis...
"kemudian dari ajaran Mirza, yang membuat kita menduga kuat bahwa ajaran Ahmadiyah itu buatan Inggris, karena para pengikutnya dilarang untuk berjihad melawan pemerintahan Inggris. Dari sini kita bisa melihat, bahwa mereka adalah bagian dari kolonialis."
Hmmm...menduga, sama saja dengan su'udzon... berburuk sangka. Tidak ada bukti otentik bukan ? Tentu orang Inggris tidak terima dong. Jangan hanya karena... DUGAAN... terus menuduh yang bukan-bukan. Sepertinya hal-hal yang seperti ini tugas intelijen. Bukan tugas kita. Sayang banget pikiran dan hati kita jika hanya akan terjerumus kepada hal-hal yang...menduga-duga.
Ingat lho, orang Islam dilarang su'udzon :)
Untuk soal Ahmadiyah, saya sepakat dengan umat Islam pada umumnya, bahwa mereka itu telah menyimpang dan sesat.
Yah, yang namanya keyakinan dan hawa nafsu tidak bisa dikompromikan... Untuk itu bagi kaum muslimin alangkah anehnya kalau berada dibelakang AKK-BB... pantasnya dibarisan itu adalah kaum munafiqien. Baca Surat 9-67
Yah, yang namanya keyakinan dan hawa nafsu tidak bisa dikompromikan... Untuk itu bagi kaum muslimin alangkah anehnya kalau berada dibelakang AKK-BB... pantasnya dibarisan itu adalah kaum munafiqien. Baca Surat 9-67
Abu Ibrahim.
Woww... hebat hebat.. anda mengatai orang-orang seperti GusDur, Amien Rais itu golongan munafiqien... Kenapa ngga sekalian saja NU dan Muhammadiyah anda tuding hal serupa ?
memang, media sejak awal tidak memihak pada Islam kecuali segelintir, tapi Alhamdulillah kita punya media yang dibaca oleh masjid2 kebanyakan di Indonesia, Australia dan Malaysia. Inilah Al-Islam yang dibaca jutaan umat Islam ;
INSIDEN MONAS, WASPADAI ADU-DOMBA UMAT ISLAM !
Buletin Al-Islam Edisi 408
Prihatin. Itulah rasa yang ada menyaksikan kondisi umat Islam saat ini. Rakyat tengah mengalami keterpurukan ekonomi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Berbagai penolakan terus terjadi dimana-mana. Pada 1 Juni 2008 siang berlangsung demo penolakan kenaikan BBM di depan Istana Negara Jalan Medan Merdeka Utara yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan dihadiri oleh berbagai ormas. Sebagaimana dimuat berbagai media massa, acara tersebut berlangsung damai.
Namun, pada saat yang hampir bersamaan terjadi 'Insiden Monas', yaitu bentrokan antara Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) dengan massa yang beratribut Front Pembela Islam (FPI) di Lapangan Silang Monas ke arah Jalan Medan Merdeka Selatan. Belakangan dibantah bahwa yang bentrok itu bukanlah FPI melainkan Komando Laskar Islam (KLI).
Berbagai kecaman langsung bermunculan mulai dari Presiden, politisi, dan sebagian tokoh. Reaksi demikian muncul karena adanya pemberitaan tentang aksi kekerasan yang terjadi. Padahal tidak ada asap kalau tidak ada api.
Provokasi
Pakar komunikasi Universitas Hasanuddin, Aswar Hasan, mengatakan, bentrokan antara FPI dan AKKBB adalah efek dari "kekerasan simbolik" yang selama ini terjadi. Aksi-aksi sporadis kalangan liberal--seperti melecehkan MUI dan merendahkan wibawa ulama (ingat pelecehan dan penghinaan Adnan Buyung kepada KH Ma'ruf Amien, tokoh NU dan Ketua MUI di Radio BBC beberapa waktu lalu)--selalu mendapat tempat terhormat di media massa dan TV. "Jadi, sesungguhnya 'kekerasan simbolik' itu sudah lama dilakukan kalangan liberal terhadap kalangan Islam yang lain," ujar Aswar (Hidayatullah.com, 2/6/2008).
AKKBB merupakan kelompok yang giat membela Ahmadiyah. Padahal Ahmadiyah telah dinyatakan sesat oleh berbagai organisasi seperti keputusan Majma' al-Fiqih al-Islami Organisasi Konferensi Islam (OKI) tahun 1985, Fatwa MUI tentang Ahmadiyah tahun 2005, termasuk Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Bahkan Badan Koordinasi Pengawas Kepercayaan dan Keyakinan Masyarakat (Bakorpakem) pada 16 April 2008 menetapkan Ahmadiyah sebagai aliran yang menyimpang dari Islam. Namun, surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pelarangan Ahmadiyah belum juga dikeluarkan oleh Pemerintah. Sementara itu, AKKBB terus berusaha mencegah keluarnya SKB tersebut.
Di tengah situasi psikologis seperti itu, setidaknya sejak 15 Mei 2008, terpampang iklan petisi di situs resmi AKKBB, yang disebar ke berbagai milis, dan akhirnya dirilis di beberapa media massa nasional mulai tanggal 26 Mei 2008. Petisi bertajuk "Mari Pertahankan Indonesia Kita!" itu dikoordinasikan oleh ICRP dan Aliansi Bhineka Tunggal Ika dan disebar di beberapa milis di Indonesia. Sebagaimana diketahui, Aliansi Bhineka Tunggal Ika adalah kelompok yang pernah menggerakkan kalangan lesbian, homo, para pelacur dan penyanyi dangdut untuk menyampaikan sikap penolakan terhadap Rancangan Undang-undang (RUU) Anti Pornografi dan Pornoaksi (APP). Dilihat dari pendukungnya pun terdiri dari ideolog sosialis, aktivis Ahmadiyah, sebagian warga non-Muslim dan kaum liberal.
Iklan petisi tersebut berisi pembelaan terhadap Ahmadiyah. Bukan hanya itu, petisi itu juga berusaha mengadu-domba umat Islam dengan Pemerintah dengan menyatakan, "Kami menyerukan, agar Pemerintah, para wakil rakyat, dan para pemegang otoritas hukum untuk tidak takut terhadap tekanan yang membahayakan ke-Indonesia-an itu."
Provokasi terus terjadi. Majalah Tempo edisi 5-11 Mei 2008 menulis, "Kecemasan di mana-mana. Ketakutan merajalela. Majelis Ulama Indonesia harus bertanggung jawab atas semua ini." Di bagian lain Tempo menulis, "Majelis Ulama sudah selayaknya meminta maaf kepada warga Ahmadiyah. Menjatuhkan fatwa sesat pada aliran itu berarti memberikan lampu hijau kepada gerombolan penyerang Ahmadiyah untuk bertindak anarkistis."
Ingat, pemilik majalah Tempo adalah Goenawan Mohamad yang juga penggiat AKKBB dan apel akbar. Kalau bukan provokasi terhadap umat Islam, lantas untuk apa tulisan menghina ulama itu?
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol. Heru Winarko mengatakan kepada media massa pada 1 Juni 2008 bahwa AKKBB menurut rencana hanya berdemo di Cempaka Barat, lalu ke depan Kedubes AS, dan berikutnya ke Bundaran Hotel Indonesia. Di ketiga tempat tersebut polisi sudah menyiapkan pengamanan. Di Monas, mereka tidak meminta pengamanan. "Tapi, mengapa mereka malah masuk Monas?" ujarnya.
Ada keanehan di sini. Selain itu, Juru Bicara Ahmadiyah Mubarik mengatakan, sebenarnya dia sudah memperkirakan akan terjadinya insiden tersebut. Namun, dia mengaku enggan untuk membatalkan rencana aksinya (Hidayatullah, 2/6/2008).
Bukankah ini berarti pembiaran terjadinya insiden tersebut? Lebih dari itu, seorang anggota AKKBB tertangkap kamera membawa pistol dalam Insiden Monas. Dalam konferensi KLI diputar sebuah video yang memperlihatkan seorang peserta aksi berkaos putih, dengan sebuah pita merah putih di lengan kirinya, sempat mengeluarkan sebuah senjata api. (Hidayatullah, 2/6/2008). Lebih dari itu, menurut pengakuan peserta dari FPI, ada provokasi dari panitia (Detik.com, 3/6/2008).
Berdasarkan hal tersebut, benar apa yang dikatakan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidhan bahwa insiden di Silang Monas tersebut tidak serta-merta kesalahan massa beratribut FPI saja. Amidhan menilai apa yang selama ini dilakukan AKKBB juga amat provokatif alias memancing-mancing kemarahan umat Islam. Salah satunya adalah tindakan AKKBB yang menyertakan wakil-wakil agama lain selain agama Islam untuk ikut-ikutan membela kelompok sesat Ahmadiyah (Eramuslim, 2/6/08).
Pertanyaannya adalah mengapa Pemerintah dan DPR begitu sigap bersikap dalam insiden tersebut tetapi cenderung abai terhadap SKB pelarangan Ahmadiyah? Kalau terhadap mereka yang luka fisik dalam insiden Monas pemerintah dengan sigap bereaksi, tentu saja seharusnya pemerintah lebih sigap lagi terhadap persoalan Ahmadiyah yang telah menodai ajaran Islam dan melukai perasaan jutaan umat Islam.
KH Hasyim menyatakan, "Sebenarnya, masalah Ahmadiyah ini bukan masalah kebebasan beragama dan berkeyakinan, tetapi masalah penodaan agama tertentu, dalam hal ini adalah Islam." Beliau juga menyesalkan sikap Pemerintah yang tidak tegas terhadap persoalan Ahmadiyah. (Republika.co.id, 3/6/2008).
Rois Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Miftahul Akhyar, juga menyatakan insiden Monas membuktikan SKB Ahmadiyah mendesak dikeluarkan (RCTI, 3/6/2008).
Menghancurkan Islam
Melihat pola masa lalu, insiden seperti ini akan melahirkan beberapa hal. Pertama: pengalihan isu. Semula isu yang dominan adalah tuntutan kenaikan harga BBM dan pembubaran Ahmadiyah yang telah dinyatakan menyimpang oleh Bakorpakem. Kini, isu seakan bergeser menjadi isu pembubaran ormas Islam tertentu. Ketua Lembaga Penyuluh Bantuan Hukum PBNU, M Sholeh Amin mengingatkan jangan sampai pengalihan isu demikian dibiarkan. (Republika.co.id, 3/6/2008).
Kedua: stigmatisasi ormas Islam. Dari banyak komentar dan opini media massa digambarkan betapa buruknya wajah kaum Muslim yang sebenarnya justru membela kemurnian akidahnya.
Ketiga: menghancurkan organisasi Islam yang secara terbuka menentang pornografi-pornoaksi, kemungkaran, dan syariah Islam. Lihatlah, pasca Insiden Monas, Adnan Buyung Nasution dan Goenawan Mohamad menuntut pembubaran beberapa ormas Islam yang tidak terkait sama sekali dengan insiden tersebut. Bahkan mereka mendesak Menteri Hukum dan HAM untuk mengajukan permohonan ke pengadilan lalu meminta hakim untuk membubarkan Majelis Ulama Indonesia (Hidayatullah.com, 2/6/2008).
Tuntutan serupa pernah dilontarkan saat Munas MUI mengeluarkan fatwa haramnya sekularisme, liberalisme dan pluralisme; bahkan saat isu pornografi-pornoaksi. Padahal MUI tidak terlibat dalam insiden tersebut.
Jadi, yang sedang terjadi sebenarnya adalah upaya membungkam orang dan organisasi yang secara tegas menyuarakan Islam. Lantas siapa yang diuntungkan? Tentu, mereka yang tidak menginginkan Islam kuat dan mereka yang tidak menginginkan Indonesia kuat. Mereka ingin putra-putri negeri Muslim terbesar ini terus porak-poranda. Mereka yang diuntungkan adalah kaum kafir imperialis dan para kompradornya. Menarik dicatat, sebagian tokoh pendukung Ahmadiyah itu adalah para tokoh penting di balik Reformasi 1998 yang mendapat bantuan dana 26 juta dolar AS dari USAID untuk menjalankan agenda AS. Bantuan dana ini dapat dilihat dalam The New York Times (20 Mei 1998). Bahkan, salah satu rekomendasi The Rand Corporation dalam menundukkan Islam adalah mencegah aliansi antara kaum tradisionalis dan kaum fundamentalis. Caranya adalah dengan mengadu-domba.
Karena itu, sungguh bijak pernyataan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi Hasyim yang menyesalkan penggunaan dan pelibatan nama NU dan kelompok NU dalam masalah ini. "Karena relevansinya tidak ada antara NU dan Monas, NU dan FPI. Tapi, kenapa lalu ditulis korban itu adalah orang NU?" ujarnya. Oleh karena itu, KH Hasyim mengingatkan pihak-pihak yang ingin menggiring NU, terutama badan otonom NU seperti GP Ansor, Ikatan Pencak Silat Pagar Nusa, Lakpesdam NU agar menghentikan provokasinya. (Detik.com, 3/6/2008).
Wahai kaum Muslim:
Hendaknya kita tidak mudah terprovokasi dan diadu-domba oleh kafir penjajah yang memang sangat ingin memecah-belah kesatuan umat Islam. Kita pun jangan sampai terdorong untuk memprovokasi dan mengadu-domba sesama Muslim karena Rasulullah saw. bersabda:
Tidak akan masuk surga orang yang suka mengadu-domba (Mutaffaq 'alaih).
Rasulullah saw. teladan kita pun telah mengingatkan, bahwa umat Islam tidak akan pernah hancur oleh kekuatan luar yang berasal dari musuh-musuh Islam, kecuali ketika kita sudah saling menghancurkan satu sama lain:
Sungguh, aku telah memohon kepada Tuhanku bagi umatku agar mereka tidak binasa karena wabah kelaparan dan agar musuh dari kalangan selain mereka sendiri tidak dapat menguasai mereka hingga masyarakat mereka terjaga. Sungguh, Tuhanku kemudian berfirman, "Wahai Muhammad, sesungguhnya jika Aku telah menetapkan suatu putusan maka putusan itu tidak dapat ditolak. Sungguh, Aku telah memberimu bagi umatmu bahwa mereka tidak dibinasakan oleh wabah kelaparan dan musuh selain dari kalangan mereka tidak dapat menguasai mereka sehingga masyarakat mereka terjaga sekalipun dikepung dari berbagai penjuru, hingga mereka saling menghancurkan satu sama lain dan saling menawan satu sama lain." (HR Muslim).
Komentar:
Dewan Da'wah Peringatkan Rekayasa Opini Kasus Monas (Hidayatullah.com, 3/6/2008).
Sangat mungkin tujuannya untuk mengadu-domba umat Islam. Waspadalah!
Nama Amin Rais dicatut ! Biasa kalo maling teriak maling itu menghalkan segala cara...
Berarti jelas, anda tidak melihat dan mendengarkan penjelasan Habib Rizieq tentang tokoh-tokoh yang dia tuduh berada dibaik AKK-BB. Masak FPI yang mencatut ? :D
Kemana saja waktu itu bro? nonton sinetron ya ? :p
Tuh jawab tuh, kenapa aja ga sekalian tuding NU dan Muhammadiyah sebagai golongan munafiqien ?
HUAAAHHH.....GUBRAAAKK.... GUUBRAAAKKK.... waDDOOOhh.. sakiiiTT... JAnGAAANNN.... AmmPOONNnn ....." BaJinGAANN LOOO ... KOMUNIS LOO.... MUSRIIKK LOO... KU HANCUURR KAN LOO...PELACURR LOO... MATEE LOO... ( .. suara triakan Gerombolan Laskar Pembela Iblis... eeeeehh ada yg blang gituu lhoo..)".......walaaahhh walaaahhh amenangi Zaman Edan Yen Ora Edan Ora Keduman ( kok kayak punya prinsip gitu.... cek cek cek.. )..... aq da ikut Edann dahh :P.... Sak becik e wong edan sik luwe becik wong Eling LAN WASPODO.... hehehehe :)
Propaganda yang bergulir dewasa ini, selalu sasaran tembaknya adalah Islam. Persis sebagaimana mereka membahas Terrorist, ujung2 nya Islam. Begitu juga ketika mereka bicara Radikalisme, juga ujung-ujungnya Islam yang disudutkan.
Bagi kaum muslimin yang ayam sayur, biasanya mereka malu menampakkan ke Islaman mereka, karena mereka mempunyai teman akrab yang bukan orang Islam. Sehingga seandainya ketahuan bahwa ia orang Islam, maka ia akan mengatakan bahwa ide dan cara2 itu semua bukan dari Islam, atau mereka akan mengatakan bahwa itu semua bukan Islam moderat, sedang kami Islam moderat.
Tidak pantas orang Islam belajar Islam dari orang kafir, atau dari peristiwa-peristiwa yang terjadi. Walaupun apa yang terjadi, maka Islam tetap tidak berubah dari sumbernya, yaitu Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Lalu bagaimana tentang tudingan yang seolah-olah negatif terhadap pelaku kekerasan. Maka hal ini kita tidak boleh mengambil tolok ukur dari HAM (Human Right), karena Islam mengajarkan "kekerasan" pada saat-saat tertentu. Allah menyatakan didalam surat 48-29 yang maknanya bahwa pengikut Muhammad sifatnya adalah "keras" terhadap kekufuran dan lembut terhadap sesamanya. Sebaliknya lembut dan kasih sayang juga jika bukan pada tempatnya maka hal ini juga dilarang. Misalnya mencintai istri tetangga, suka pada sesama jenis, suka pada kekufuran dan kebebasan beragama.
Jadi kekerasan yang paling keras sekalipun kaum muslimin diperintahkan untuk mempersiapkannya, sebagaimana firmannya di surat 8- 60, agar kita di suruh untuk mempersiapkan segala macam kekuatan yang dimiliki musuh-musuh Islam, agar dapat menteror mereka.
Yah, sayang... didalam perang pemikiran, banyak ulama dan para khotib yang sudah keok. Sehingga mereka mempunyai nyali sangatlah kecil.
Kita bisa saksikan media masa saat ini, pemerintah, orang kafir dan bahkan kaum muslimin yang tidak mengerti islam sekalipun semua menyerang Islam. Mereka memahami benar medan perang pemikiran yang mereka hidup disaat ini. Setiap kali ada kesempatan mereka berondong dengan peluru argumentasi mereka. Tapi Ulama dan para ustadz kebanyakan sangat takut menjawab tantangan itu. Masa-kan khotbah jumat saat ini dikala umat diberondong dengan peluru fitnah, justru mereka menerangkan bagaimana orang disuruh puasa senin kemis, bertakwa (dengan tanpa dijabarkan dalam kontek hidup dan mati). Seolah kejadian diluar mesjid dan diberita-berita tidak ada apa-apa.
captaincook6 : sejauh yang saya tangkap dari diskusi yang berkembang sih, ga ada yg mojokin Islam, tapi kekerasannya yang didebatkan, serta siapa dalang dibalik semua ini, paling parah FPI dan Laskar Islam atau sebaliknya AKKBB dan Ahmadiyah yang dipojokin..atau mungkin ada yang kirim pesan pribadi ke anda tentang memojokkan Islam dari tragedi ini???
OOOOoooooo ....... KelaP keliP buMi GonjanG GanjiiiiiinG.... wOOOOOooo....EEEEEEE... klo nonton wayang mang harus teliti.... telitipun suka keliru mencerna masing2... setelah di bahas ..jadinya debat setelah kejadiannya .... hahahaha.. tapi pling pinteR jadi penonton dari pada jadi wayang (mana ada wayang pinteR ??? .. semuanya wayang goblok ) ..... GUBRAAAKKK... GUBRAAAKK wayang nya sengkleh alias rusak alias sakiitttt... DALANG nyaaaaa.... udah lepassss.... wat apa wayang dipegang teruss... hahahahaha .... ooyaaaa.... perlu di ulangi adanya GERAKAN CUCI TANGAN.... biar hidup sehat ( Yang pernah dicanangkan oleh menteri tetangga Republik BBM ) .... piZZZZ dah
penonton itu bahasa jawanya ndelok ndelok = kendel alok. Nglakoni dewe ? Emoh ! kekekeke...
haiyaaa jelasss dong yaaaa...... :-)
memang asik bermain teori konspirasi itu... bikin orang su'udzonnn teruss... hihihi...
coba kalo wayang itu pinter... kok mau gebuk-gebukan dengan sejenisnya ? tapi karena wayang itu goblok seperti kata sampeyan ini mas.. makanya ya spt ini.
Bumi gonjang-gonjing..kesamber Inul... langit kelap kelip...seperti PLN byar pet !!
Huaduhh... Laperrrrrrrrr....sapa yg mau ngurusi saya ?? (teriak petani/nelayan)
Kita tunggu aja kasus ini dari pemerintah, apa pemerintah mampu untuk bertindak adil tanpa ada pihak2 yang dirugikan atau diuntungkan ? Atau diredam masalahnya ibarat api dalam sekam, yang kalau gini, kalau ada orang siram bensin... wah jadi lagi. Tapi untung bensinnya mahal. Artinya orang2 yang berduit aja yang bisa nyiram bensin.
Kita tunggu aja kasus ini dari pemerintah, apa pemerintah mampu untuk bertindak adil tanpa ada pihak2 yang dirugikan atau diuntungkan ? Atau diredam masalahnya ibarat api dalam sekam, yang kalau gini, kalau ada orang siram bensin... wah jadi lagi. Tapi untung bensinnya mahal. Artinya orang2 yang berduit aja yang bisa nyiram bensin.
Apa maksudnya orang ini ...berdakwah ...berkoar tentang kebenaran ... hancurkan ini ...serang itu... tapi kok bersembunyi dari kebenaran hakiki tentang siapa jati dirinya .....Photo please...gag salah kalo kita mikirnya andalah sebenarnya pemecah belah ummat dibalik topeng ISLAM yang agung piss aaaaahhh....
Photo please...gag salah kalo kita mikirnya andalah sebenarnya pemecah belah ummat dibalik topeng ISLAM yang agung
Sebaiknya kita sudah sepantasnya untuk waspada dengan menahan diri dari segala bentuk hasutan oknum yang dengan sengaja dan sadar menebarkan permusuhan dan kebencian di antara sesama umat manusia. Saya pernah diberitahukan untuk selalu waspada dan mawas diri dari segala bentuk tipu muslihat manusia yang dikenal golongan Dajjal. Ini ujian buat kita semua dan seyogyanya kita jangan terlalu lama terpancing dengan hasutan mereka. Ini ujian tidak hanya bagi umat muslim, akan tetapi juga umat manusia di Indonesia. Satu lagi, selalu berdoa untuk meminta perlindungan dari segala bentuk fitnah Dajjal.
memang, media sejak awal tidak memihak pada Islam kecuali segelintir, tapi Alhamdulillah kita punya media yang dibaca oleh masjid2 kebanyakan di Indonesia, Australia dan Malaysia. Inilah Al-Islam yang dibaca jutaan umat Islam ;
KIra2 media yg dimaksud Anda yg mana, yah? Boleh tau nggak?
Jadi kekerasan yang paling keras sekalipun kaum muslimin diperintahkan untuk mempersiapkannya, sebagaimana firmannya di surat 8- 60, agar kita di suruh untuk mempersiapkan segala macam kekuatan yang dimiliki musuh-musuh Islam, agar dapat menteror mereka.
Yah, sayang... didalam perang pemikiran, banyak ulama dan para khotib yang sudah keok. Sehingga mereka mempunyai nyali sangatlah kecil.
Kalo tafsirnya begitu, harusnya ada antisipasi agar kekerasan tidak terjadi. Di situ, kan, ada kata mempersiapkan, bung..
Kalo tafsirnya begitu, harusnya ada antisipasi agar kekerasan tidak terjadi. Di situ, kan, ada kata mempersiapkan, bung.
Maaf mas, mslhnya oknum captaincook6 jg telah menyelewengkan arti ataupun tafsir dari Surrah Al-Anfaal, Ayat 60. ini arti yang sebenarnya dari Surrah Al-Anfaal, ayat 60: Aku berlindung dengan nama Allah Yang MaHa Pengasih, lg Maha Penyayang Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).
Sekalipun Allah tidak pernah menyuruh hamba-hambaNya untuk menTEROR. Ingat! Apa yg dilakukan saudara2 di FPI tgl 1 Juni 2008 lalu sdh bs dikategorikan TEROR. Sekali lagi, kita selalu utk diingatkan dari tipu daya musuh2 Allah yang selama ini berlindung di balik nama Islam.
Saya pernah diberitahukan untuk selalu waspada dan mawas diri dari segala bentuk tipu muslihat manusia yang dikenal golongan Dajjal. Ini ujian buat kita semua dan seyogyanya kita jangan terlalu lama terpancing dengan hasutan mereka. Ini ujian tidak hanya bagi umat muslim, akan tetapi juga umat manusia di Indonesia. Satu lagi, selalu berdoa untuk meminta perlindungan dari segala bentuk fitnah Dajjal.
Alhamdulillah pak ... Allah memberi saya otak untuk berfikir .... memang seharusnya kita tidak boleh menyerah pada hasutan dan fitnah DAJJAL...... Berbagai issue yang berkembang disini tak lebih dari sekedar propaganda buat saya ...tak bermutu apalagi bermoral . Apalagi penulisnya tidak bisa secara JANTAN menampakkan dirinya . Wassalam
Kalau mau lihat photo saya silahkan klik di google "Abu Ibrahiem" yang dibelakangnya dengan kalimat syahadat. Saya gak sempat taruh photo disini... buat apa, foto tidak ada cerminan kebenaran.
Mengenai kalimat didalam bahasa Qur'an "terror", itu bahasa inggris mas ... Kalau gak ngerti Inggris , bisa buka dikamus, yang artinya sama saja dengan menakut-nakuti atau menggerunkan musuh... Bahasa Arabnya "irhab" yang didalam ayat itu "turhibuun"... Dan surat yang 48 itu kok gak dibasas ? Takut ketahuan bahwa Islam memang mengajarkan hal itu ya ?
Jangan ajaran kasih sayang mulu dong ... yang akibatnya banyak orang pada selingkuh, senang pada kriminalitas, kasih sayang pada terrorist amerika dan benci pada pembenci kebatilan...
Walhasil Islam itu sudah harga mati yang tidak bisa dirobah-robah walaupun semua agama berkumpul memprotes :) Sorry ya...
Nah, ini juga foto saya dibelakang Din Samsudin...
Apa yang dilakukan Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid beberapa hari sebelum pecahnya bentrokkan di Monas, Ahad, 1 Juni 2008, bisa dijadikan cerminan siapa yang berjuang membela agama Allah SWT ini dan mana yang malah berada di sisi musuh Allah SWT? Inilah faktanya:
Habib Muhammad Rizieq Syihab
Sejak pertengahan Mei 2008, Habib Rizieq memiliki kesibukan tersendiri dengan pengacara Indra Sahnun Lubis, SH, sahabatnya. Keduanya bukan tengah mengurus masalah hukum, namun tengah mempersiapkan seorang selebritis yang mau kembali ke Islam.
Kepada sang artis, Habib berkali-kali menanyakan apakah dirinya memang sungguh-sungguh ingin kembali ke Islam, bukan dengan paksaan atau ada motivasi lain selain hidayah dari Alah SWT. Sang artis, bernama Steve Emmnauel, berkali-kali pula menyatakan keseriusannya dan menegaskan jika keinginannya itu keluar dari hati nuraninya sendiri. Bukan paksaan siapa pun.
Akhirnya, pada hari Sabtu, 24 Mei 2008, didampingi oleh Pengacara Indra Sahnun Lubis, Steve Emmanuel mengucapkan dua kalimah syahadat di depan Habib Rizieq, puluhan anggota FPI, dan para wartawan. Setelah bersyahadat, Steve memilih nama baru “Yusuf Iman”. Menurutnya, nama tersebut dipilih Steve alias Yusuf Iman karena terinspirasi oleh Cat Steven, seorang penyanyi ternama Inggris yang kembali ke Islam dan mengubah namanya menjadi Yusuf Islam.
"Alhamdulillah, saya senang, bahagia, merasa excited. Sebentar lagi mau bulan puasa, mungkin ini jadi awal yang baik untuk saya, " ujar Yusuf Iman usai resmi mengucap dua kalimah syahadat. Kini Yusuf Iman mengisi hari demi hari dengan mendalami Islam bersama seorang Ustadz yang ditunjuk untuk membinanya.
Abdurrahman Wahid
Awal Mei 2008, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika serikat memenuhi undangan Simon Wiesenthal Center (SWC), sebuah LSM Zionis garda terdepan di AS. SWC akan menganugerahkan Medal of Valor, Medali Keberanian, buat Durahman yang dianggap sangat berani membela kepentingan Zionis di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar dunia bernama Indonesia.
Dalam konferensi pers di Gedung PBNU Jakarta, sebelum keberangkatannya, Durahman menyatakan bahwa kepergiannya ke AS selain untuk menerima penghargaan tersebut juga akan merayakan seklaigus mengucapkan selamat atas kemerdekaan negara Israel ke-60. Durahman bukannya tidak tahu jika kemerdekaan Israel merupakan awal dimulainya teror, pembunuhan, pemerkosaan, pengusiran yang dilakukan teroris Zionis Yahudi terhadap ratusan ribu hingga jutaan warga Palestina yang sampai detik ini masih jutaan jumlahnya yang menjadi pengungsi di negeri-negeri sekitar tanah airnya. Tapi Durahman telah memilih posisi sebagai sekutu Zionis-Israel, bukan Palestina.
Acara penganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara makan malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan Israel, termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di Beverly Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6 Mei), dimulai pukul 19.00 waktu Los Angeles.
Sebagai tuan rumah adalah Rabbi Mervin Hier (Pendiri SWC dan Rabbi paling berpengaruh di AS 2007-2008), yang dengan tangannya sendiri mengalungkan medali tersebut ke leher Durahman. Durahman sendiri, sambil terus duduk di kursi rodanya, tersenyum dan mencium dengan penuh takzim medali tersebut. Inilah seorang manusia yang bernama Abdurrahman Wahid, tokoh sentral dalam AKKBB.
Sudah sedemikian jelas sekarang, siapa yang memperjuangkan Islam dan siapa yang memilih bersekutu dengan musuh-musuh Allah SWT. Masihkan Anda ragu mengambil posisi dalam perjuangan ini? (rz) Berita Terkait Tak Setuju dengan Tuduhan, Habib Tolak Tanda Tangani Surat Penahanan Habib Rizieq Ditahan, TPM Siapkan Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Penjara Tak Kan Pernah Mampu Surutkan Habib Rizieq dengan Logika Sama, Kapolri Seharusnya Ditangkap Dalam Kasus Unas FPI Minta Aparat Kepolisian Revisi Pasal-Pasal Karet dalam UU Terorisme Terkait lainnya Berita Sebelumnya dengan Logika Sama, Kapolri Seharusnya Ditangkap Dalam Kasus Unas FPI Bubarkan Diri Jika Pemerintah Mampu Berantas Kemaksiatan Sikap Adil kepada FPI Arsip
Nah, ini juga foto saya dibelakang Din Samsudin...
Apa yang dilakukan Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid beberapa hari sebelum pecahnya bentrokkan di Monas, Ahad, 1 Juni 2008, bisa dijadikan cerminan siapa yang berjuang membela agama Allah SWT ini dan mana yang malah berada di sisi musuh Allah SWT? Inilah faktanya:
Habib Muhammad Rizieq Syihab
Sejak pertengahan Mei 2008, Habib Rizieq memiliki kesibukan tersendiri dengan pengacara Indra Sahnun Lubis, SH, sahabatnya. Keduanya bukan tengah mengurus masalah hukum, namun tengah mempersiapkan seorang selebritis yang mau kembali ke Islam.
Kepada sang artis, Habib berkali-kali menanyakan apakah dirinya memang sungguh-sungguh ingin kembali ke Islam, bukan dengan paksaan atau ada motivasi lain selain hidayah dari Alah SWT. Sang artis, bernama Steve Emmnauel, berkali-kali pula menyatakan keseriusannya dan menegaskan jika keinginannya itu keluar dari hati nuraninya sendiri. Bukan paksaan siapa pun.
Akhirnya, pada hari Sabtu, 24 Mei 2008, didampingi oleh Pengacara Indra Sahnun Lubis, Steve Emmanuel mengucapkan dua kalimah syahadat di depan Habib Rizieq, puluhan anggota FPI, dan para wartawan. Setelah bersyahadat, Steve memilih nama baru “Yusuf Iman”. Menurutnya, nama tersebut dipilih Steve alias Yusuf Iman karena terinspirasi oleh Cat Steven, seorang penyanyi ternama Inggris yang kembali ke Islam dan mengubah namanya menjadi Yusuf Islam.
"Alhamdulillah, saya senang, bahagia, merasa excited. Sebentar lagi mau bulan puasa, mungkin ini jadi awal yang baik untuk saya, " ujar Yusuf Iman usai resmi mengucap dua kalimah syahadat. Kini Yusuf Iman mengisi hari demi hari dengan mendalami Islam bersama seorang Ustadz yang ditunjuk untuk membinanya.
Abdurrahman Wahid
Awal Mei 2008, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika serikat memenuhi undangan Simon Wiesenthal Center (SWC), sebuah LSM Zionis garda terdepan di AS. SWC akan menganugerahkan Medal of Valor, Medali Keberanian, buat Durahman yang dianggap sangat berani membela kepentingan Zionis di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar dunia bernama Indonesia.
Dalam konferensi pers di Gedung PBNU Jakarta, sebelum keberangkatannya, Durahman menyatakan bahwa kepergiannya ke AS selain untuk menerima penghargaan tersebut juga akan merayakan seklaigus mengucapkan selamat atas kemerdekaan negara Israel ke-60. Durahman bukannya tidak tahu jika kemerdekaan Israel merupakan awal dimulainya teror, pembunuhan, pemerkosaan, pengusiran yang dilakukan teroris Zionis Yahudi terhadap ratusan ribu hingga jutaan warga Palestina yang sampai detik ini masih jutaan jumlahnya yang menjadi pengungsi di negeri-negeri sekitar tanah airnya. Tapi Durahman telah memilih posisi sebagai sekutu Zionis-Israel, bukan Palestina.
Acara penganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara makan malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan Israel, termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di Beverly Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6 Mei), dimulai pukul 19.00 waktu Los Angeles.
Sebagai tuan rumah adalah Rabbi Mervin Hier (Pendiri SWC dan Rabbi paling berpengaruh di AS 2007-2008), yang dengan tangannya sendiri mengalungkan medali tersebut ke leher Durahman. Durahman sendiri, sambil terus duduk di kursi rodanya, tersenyum dan mencium dengan penuh takzim medali tersebut. Inilah seorang manusia yang bernama Abdurrahman Wahid, tokoh sentral dalam AKKBB.
Sudah sedemikian jelas sekarang, siapa yang memperjuangkan Islam dan siapa yang memilih bersekutu dengan musuh-musuh Allah SWT. Masihkan Anda ragu mengambil posisi dalam perjuangan ini? (rz) Berita Terkait Tak Setuju dengan Tuduhan, Habib Tolak Tanda Tangani Surat Penahanan Habib Rizieq Ditahan, TPM Siapkan Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Penjara Tak Kan Pernah Mampu Surutkan Habib Rizieq dengan Logika Sama, Kapolri Seharusnya Ditangkap Dalam Kasus Unas FPI Minta Aparat Kepolisian Revisi Pasal-Pasal Karet dalam UU Terorisme Terkait lainnya Berita Sebelumnya dengan Logika Sama, Kapolri Seharusnya Ditangkap Dalam Kasus Unas FPI Bubarkan Diri Jika Pemerintah Mampu Berantas Kemaksiatan Sikap Adil kepada FPI Arsip
Abu Ibrahim.
Berita tinggallah berita.... tergantung darimana orang menilai sudut pandanganya. ntar balik pada ngotot-ngototan lagi ? apa seneng adu otot begitu ?
Nah, ini juga foto saya dibelakang Din Samsudin...
Apa yang dilakukan Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid beberapa hari sebelum pecahnya bentrokkan di Monas, Ahad, 1 Juni 2008, bisa dijadikan cerminan siapa yang berjuang membela agama Allah SWT ini dan mana yang malah berada di sisi musuh Allah SWT? Inilah faktanya:
Habib Muhammad Rizieq Syihab
Sejak pertengahan Mei 2008, Habib Rizieq memiliki kesibukan tersendiri dengan pengacara Indra Sahnun Lubis, SH, sahabatnya. Keduanya bukan tengah mengurus masalah hukum, namun tengah mempersiapkan seorang selebritis yang mau kembali ke Islam.
Kepada sang artis, Habib berkali-kali menanyakan apakah dirinya memang sungguh-sungguh ingin kembali ke Islam, bukan dengan paksaan atau ada motivasi lain selain hidayah dari Alah SWT. Sang artis, bernama Steve Emmnauel, berkali-kali pula menyatakan keseriusannya dan menegaskan jika keinginannya itu keluar dari hati nuraninya sendiri. Bukan paksaan siapa pun.
Akhirnya, pada hari Sabtu, 24 Mei 2008, didampingi oleh Pengacara Indra Sahnun Lubis, Steve Emmanuel mengucapkan dua kalimah syahadat di depan Habib Rizieq, puluhan anggota FPI, dan para wartawan. Setelah bersyahadat, Steve memilih nama baru “Yusuf Iman”. Menurutnya, nama tersebut dipilih Steve alias Yusuf Iman karena terinspirasi oleh Cat Steven, seorang penyanyi ternama Inggris yang kembali ke Islam dan mengubah namanya menjadi Yusuf Islam.
"Alhamdulillah, saya senang, bahagia, merasa excited. Sebentar lagi mau bulan puasa, mungkin ini jadi awal yang baik untuk saya, " ujar Yusuf Iman usai resmi mengucap dua kalimah syahadat. Kini Yusuf Iman mengisi hari demi hari dengan mendalami Islam bersama seorang Ustadz yang ditunjuk untuk membinanya.
Abdurrahman Wahid
Awal Mei 2008, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika serikat memenuhi undangan Simon Wiesenthal Center (SWC), sebuah LSM Zionis garda terdepan di AS. SWC akan menganugerahkan Medal of Valor, Medali Keberanian, buat Durahman yang dianggap sangat berani membela kepentingan Zionis di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar dunia bernama Indonesia.
Dalam konferensi pers di Gedung PBNU Jakarta, sebelum keberangkatannya, Durahman menyatakan bahwa kepergiannya ke AS selain untuk menerima penghargaan tersebut juga akan merayakan seklaigus mengucapkan selamat atas kemerdekaan negara Israel ke-60. Durahman bukannya tidak tahu jika kemerdekaan Israel merupakan awal dimulainya teror, pembunuhan, pemerkosaan, pengusiran yang dilakukan teroris Zionis Yahudi terhadap ratusan ribu hingga jutaan warga Palestina yang sampai detik ini masih jutaan jumlahnya yang menjadi pengungsi di negeri-negeri sekitar tanah airnya. Tapi Durahman telah memilih posisi sebagai sekutu Zionis-Israel, bukan Palestina.
Acara penganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara makan malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan Israel, termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di Beverly Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6 Mei), dimulai pukul 19.00 waktu Los Angeles.
Sebagai tuan rumah adalah Rabbi Mervin Hier (Pendiri SWC dan Rabbi paling berpengaruh di AS 2007-2008), yang dengan tangannya sendiri mengalungkan medali tersebut ke leher Durahman. Durahman sendiri, sambil terus duduk di kursi rodanya, tersenyum dan mencium dengan penuh takzim medali tersebut. Inilah seorang manusia yang bernama Abdurrahman Wahid, tokoh sentral dalam AKKBB.
Sudah sedemikian jelas sekarang, siapa yang memperjuangkan Islam dan siapa yang memilih bersekutu dengan musuh-musuh Allah SWT. Masihkan Anda ragu mengambil posisi dalam perjuangan ini? (rz) Berita Terkait Tak Setuju dengan Tuduhan, Habib Tolak Tanda Tangani Surat Penahanan Habib Rizieq Ditahan, TPM Siapkan Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Penjara Tak Kan Pernah Mampu Surutkan Habib Rizieq dengan Logika Sama, Kapolri Seharusnya Ditangkap Dalam Kasus Unas FPI Minta Aparat Kepolisian Revisi Pasal-Pasal Karet dalam UU Terorisme Terkait lainnya Berita Sebelumnya dengan Logika Sama, Kapolri Seharusnya Ditangkap Dalam Kasus Unas FPI Bubarkan Diri Jika Pemerintah Mampu Berantas Kemaksiatan Sikap Adil kepada FPI Arsip
Abu Ibrahim.
Oalaaaaa...Gus..Gus.... Makin ketahuan khan sekarang yaaaaaahhh!!!!.........
Gus Dur kan memang dari dulu spt itu, boleh aja dilaporkan sama FPI ke Polda Metro Jaya. Tetapi kalo melaporkan Amien Rais, Syafii Ma'arief ? hehehe... mo liat kelanjutannya ahhhh....... :-D Apalagi Din Syamsudin sudah pasang badan.. "Kalo mau tangkap kedua tokoh nasional dari Muhammadiyah itu, tangkap dulu ketua Muhammadiyah"
Wah wah wah... begini nih akibat dari pikiran sempit para fundamentalis yang gebukin orang tanpa pikir panjang.... efeknya jadi kemana mana. Boro2 mereka itu pada mikir panjang, mereka lebih suka menjadi pelayan emosi daripada melayani otak.
Nah, ini juga foto saya dibelakang Din Samsudin...
Apa yang dilakukan Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid beberapa hari sebelum pecahnya bentrokkan di Monas, Ahad, 1 Juni 2008, bisa dijadikan cerminan siapa yang berjuang membela agama Allah SWT ini dan mana yang malah berada di sisi musuh Allah SWT? Inilah faktanya:
Habib Muhammad Rizieq Syihab
Sejak pertengahan Mei 2008, Habib Rizieq memiliki kesibukan tersendiri dengan pengacara Indra Sahnun Lubis, SH, sahabatnya. Keduanya bukan tengah mengurus masalah hukum, namun tengah mempersiapkan seorang selebritis yang mau kembali ke Islam.
Kepada sang artis, Habib berkali-kali menanyakan apakah dirinya memang sungguh-sungguh ingin kembali ke Islam, bukan dengan paksaan atau ada motivasi lain selain hidayah dari Alah SWT. Sang artis, bernama Steve Emmnauel, berkali-kali pula menyatakan keseriusannya dan menegaskan jika keinginannya itu keluar dari hati nuraninya sendiri. Bukan paksaan siapa pun.
Akhirnya, pada hari Sabtu, 24 Mei 2008, didampingi oleh Pengacara Indra Sahnun Lubis, Steve Emmanuel mengucapkan dua kalimah syahadat di depan Habib Rizieq, puluhan anggota FPI, dan para wartawan. Setelah bersyahadat, Steve memilih nama baru “Yusuf Iman”. Menurutnya, nama tersebut dipilih Steve alias Yusuf Iman karena terinspirasi oleh Cat Steven, seorang penyanyi ternama Inggris yang kembali ke Islam dan mengubah namanya menjadi Yusuf Islam.
"Alhamdulillah, saya senang, bahagia, merasa excited. Sebentar lagi mau bulan puasa, mungkin ini jadi awal yang baik untuk saya, " ujar Yusuf Iman usai resmi mengucap dua kalimah syahadat. Kini Yusuf Iman mengisi hari demi hari dengan mendalami Islam bersama seorang Ustadz yang ditunjuk untuk membinanya.
Abdurrahman Wahid
Awal Mei 2008, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika serikat memenuhi undangan Simon Wiesenthal Center (SWC), sebuah LSM Zionis garda terdepan di AS. SWC akan menganugerahkan Medal of Valor, Medali Keberanian, buat Durahman yang dianggap sangat berani membela kepentingan Zionis di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar dunia bernama Indonesia.
Dalam konferensi pers di Gedung PBNU Jakarta, sebelum keberangkatannya, Durahman menyatakan bahwa kepergiannya ke AS selain untuk menerima penghargaan tersebut juga akan merayakan seklaigus mengucapkan selamat atas kemerdekaan negara Israel ke-60. Durahman bukannya tidak tahu jika kemerdekaan Israel merupakan awal dimulainya teror, pembunuhan, pemerkosaan, pengusiran yang dilakukan teroris Zionis Yahudi terhadap ratusan ribu hingga jutaan warga Palestina yang sampai detik ini masih jutaan jumlahnya yang menjadi pengungsi di negeri-negeri sekitar tanah airnya. Tapi Durahman telah memilih posisi sebagai sekutu Zionis-Israel, bukan Palestina.
Acara penganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara makan malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan Israel, termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di Beverly Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6 Mei), dimulai pukul 19.00 waktu Los Angeles.
Sebagai tuan rumah adalah Rabbi Mervin Hier (Pendiri SWC dan Rabbi paling berpengaruh di AS 2007-2008), yang dengan tangannya sendiri mengalungkan medali tersebut ke leher Durahman. Durahman sendiri, sambil terus duduk di kursi rodanya, tersenyum dan mencium dengan penuh takzim medali tersebut. Inilah seorang manusia yang bernama Abdurrahman Wahid, tokoh sentral dalam AKKBB.
Sudah sedemikian jelas sekarang, siapa yang memperjuangkan Islam dan siapa yang memilih bersekutu dengan musuh-musuh Allah SWT. Masihkan Anda ragu mengambil posisi dalam perjuangan ini? (rz) Berita Terkait Tak Setuju dengan Tuduhan, Habib Tolak Tanda Tangani Surat Penahanan Habib Rizieq Ditahan, TPM Siapkan Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Penjara Tak Kan Pernah Mampu Surutkan Habib Rizieq dengan Logika Sama, Kapolri Seharusnya Ditangkap Dalam Kasus Unas FPI Minta Aparat Kepolisian Revisi Pasal-Pasal Karet dalam UU Terorisme Terkait lainnya Berita Sebelumnya dengan Logika Sama, Kapolri Seharusnya Ditangkap Dalam Kasus Unas FPI Bubarkan Diri Jika Pemerintah Mampu Berantas Kemaksiatan Sikap Adil kepada FPI Arsip
Abu Ibrahim.
kamu ini Dur... memang ngeyel tenan, dasar zionist yahudi keparat
Masunt bilang ; "jangan percaya sama berita, tapi percaya sama hati nurani"... Ini artinya apa ? Hati Nurani siapa yang tahu ? kalau bukan diri sendiri. Artinya buat apa berdiskusi disini... karena teks diskusi inipun adalah kalimat bertita, bukan hati Nurani...
Masunt bilang ; "jangan percaya sama berita, tapi percaya sama hati nurani"... Ini artinya apa ? Hati Nurani siapa yang tahu ? kalau bukan diri sendiri. Artinya buat apa berdiskusi disini... karena teks diskusi inipun adalah kalimat bertita, bukan hati Nurani...
Abu Ibrahim.
manusia corrupt, hukum corrupt, mau percaya sama siapa mas kalo bukan hati nurani ? hati nurani bisa bicara banyak kok, bisa mengiyakan, bisa menolak, bisa netral, dan semuanya bisa dituliskan. hati nuraninya setuju..ya mungkin memang harus setuju, jika hati nurani menolak..ya memang harus menolak juga.
Sulit memang dalam situasi spt ini, tetapi sebuah bukti baru bisa dipercaya kalo... melihat sendiri atau mengalami sendiri. Nah itu baru bisa yakin. Tetapi kalau cuman berdasar tulisan.... hmm.. masih bisa dibantah... gitu lho mass.. dan karena bisa dibantah...makanya ada diskusi...
Yah, kadang2 saya memang percaya sama hatinya Nuraini, tapi kadang2 si Nuraini suka ngebohong... ;) Bicara yang jelas dong masunt..., dokter bedah aja gak tau hati nya Nuraini... Melainkan si Nuraini itu sendiri...
itu kan kalo sudah dibedah.... Wah sadis banget , mau diskusi aja harus belah2an dada segala... coba kalau diskusinya sama AKKBB ? gak tau gimana jadinya...
Wong baru kesikut dikit aja, pasukan banser mau nyerbu, apalagi dibedah...
Yah, yang namanya keyakinan dan hawa nafsu tidak bisa dikompromikan... Untuk itu bagi kaum muslimin alangkah anehnya kalau berada dibelakang AKK-BB... pantasnya dibarisan itu adalah kaum munafiqien. Baca Surat 9-67
Abu Ibrahim.
Sepakat!!!!! Makanya, FPI harus mempertanggungjawabkan insiden monas karena mereka menggunakan hawa nafsunya dg melakukan penyerangan membabi buta.... Yg munafiqien itu FPI, kan????
Wah...sudah saya cek pak ... ternyata benar ... sangat banyak fotonya ... sampai bingung saya. " Saya gak sempat taruh photo disini ...buat apa, foto tidak ada cerminan kebenaran. " --- paling tidak kebenaran bahwa captaincook6 adalah manusia juga .... saya manusiawi aja deh. Karena kalimat2 surgawi anda sungguh membius .... " Jangan kasih sayang mulu dong ...yang akibatnya banyak orang pada selingkuh , ..... " --- Kasih sayang yang bagaimana pak ? Bukannya Rasul mengajarkan kita untuk mengasihi sesama ? Kita bicara soal Universal Emotion ... bukan passion disini ... Harus dibedakan , kasih sayang yang bagaimana ....dan dijelaskan pula pada topik apa kita berbicara . Bukannya bapak memberi " kasih sayang " pula dengan mengingatkan "kami" yang awam ini karena kasih sayang bapak terhadap sesama muslim yang menurut bapak " tidak sesuai ajaran yang benar ? " . Saya positif aja membaca semua ini .... Nah ... ini dia .. no telpon segala ... ini kasih sayang yang bagaimana nih ????
Pandangan&analisa yg bagus, dan ijinkan saya memberi pandangan dari sudut pandang lain:
Kita sebaiknya menyadari bahwa arti dari Islam (atau islam) sendiri bisa hanya sekedar mengakui Muhammad sebagai Nabi, AlQuran sebagai Kitab Suci, dan atribut "formal" lain. Tetapi di sisi lain bisa juga secara "spiritual", yg intinya adalah rahmatillalamin. Keduanya punya dalil, meskipun saya sendiri lebih "cocok" dgn yg spiritual.
Langsung saja ke contoh prakteknya: Asumsikan, masyarakat Pakistan 100% mengakui Nabi Muhammad dan Alquran, sedangkan masyarakat India 100% tidak. Dlm pandangan "formal", masyarakat Pakistan merupakan masyarakat yg lebih Islam dari masyarakat India. Hal ini mengingat bahwa secara formal masy.Pakistan mengakui Nabi Muhammad dan AlQuran, sedangkan India tidak.
Akan tetapi dalam pandangan spiritual, anggapan itu tidak diterima. Hal ini berdasar bukti bahwa walaupun merdeka hampir bersamaan, di hari ini kedua bangsa itu terbukti ber-performa yg jauh berbeda.
Di Pakistan, antar aliran yg mengaku Islam masih saja saling serang, setidaknya antara Suni dan Syiah. Hal ini juga diperparah dgn sentimen kesukuan yg ada. Kudeta pemerintahan sudah terjadi 6 kali, beberapa dgn berdarah, bekum lagi pembunuhan tokoh politik termasuk Benazir Bhutto. Diperparah dgn keadaan ekonomi.
Sedangkan di India tidak. Masyarakat yg mengaku Hindu di sana tidak melakukan saling serang antar aliran, kalaupun terjadi, hanya sekedar debat, sehingga keamanan lebih terjamin. Ekonomi India juga lebih maju dari Pakistan, termasuk dala hal kemandirian terhadap liberalisme. Setahu saya, untuk urusan perkeretaapian, India sudah mandiri. Di sana kereta dan rel kereta buat sendiri, tidak impor.
So, kesimpulannya adalah masyarakat India lebih damai, aman dan sejahtera dibanding Pakistan. Dari kesinpulan itu muncul pertanyaan, siapakah yg lebih rahmatillalamin? Dari pertanyaan itu terjawab siapa yg lebih Islam secara spiritual, karena Islam adalah rahmatillalamin.
Tak lupa, saya sarankan agar temen2 baca juga buku tulisan Syafii Maarif yg judulnya "Islam Syariat". Tapi jg lupa, Syafii Maarif termasuk tokoh yg dianggap menghancurkan Islam di samping Gus Dur dan Amien Rais lho. hehehehe...
Munafiqien itu bahasa al-Qur'an, jadi menurut Islam itu, munafiq/ien adalah orang Islam, tapi ide dan fikirannya bukan dari Islam, tapi dari sekuler, liberal, barat, kafir dll. Itu munafiqien alias didalam alQur'an bilang ULAAIKAHUMUL KAAFIRUUNAL HAQ (mereka munafieq itu sebenarnya kafir yang benar2 kafir)... Munafiq beda dengan hypocrate... Hypocrate boleh ditafsirkan seenak udel nya helai carik putih gak papa.