MessageAwas, pemerasan gaya baru di jalan!Oct 26, '05 12:09 AM
by AbiMela for everyone
Awas, pemerasan gaya baru di jalan!

Satrio Arismunandar To: jurnalisme maillist

Bila anda ditilang oleh polisi lalulintas, biarkan
saja dan terimalah surat tilang dengan lapang dada,
walau pada saat itu anda menggerutu ahwa polisi telah
mengada-ngada menuduh anda menerobos lampu merah atau
kesalahan lain. Dan jangan sekali kali anda
mengeluarkan uang untuk damai.
Saat ini telah beredar isu bahwa Polantas(polisi lalu
lintas) memasang perangkap dengan dalih penyuapan.

Hal ini terjadi pada teman saya, sebut saja Andi. Andi
dan teman-teman nya dalam mobil Kijang sedang melaju
menuju ke salah satu mal , namun tiba2 saja lampu
lalulintas warna kuning sudah menyala di depan mata.

Andi berpikir untuk tidak me rem mendadak sebab akan
menyebabkan tabrakan beruntun dengan mobil yang di
belakang. Maka diputuskan untuk menerobos lampu
merah, tapi....tiba2 priiiiittt.......salah satu
polisi lalu lintas telah berada di depan memberi
tanda
untuk menepi.
Setelah memberi salam, polisi lalu meminta Andy untuk
memperlihatkan STNK dan SIM sambil menjelaskan
kesalahan Andi, yang sudah pasti itu
tadi.........menerobos lampu merah.
Saat polisi mengeluarkan surat tilang, dengan spontan
Andy yang memang merasa bersalah itu mengeluarkan
beberapa lembar uang dan menyelipkannya ke tangan pak
Polisi untuk berdamai di tempat, selesai ?
Belum....
Tiba2 saja dari belakang Andi muncul pak polisi yang
lain dgn memegang tangan Andi yang sdg memegang uang
sambil menghardik..."Apa ini? Anda saya tangkap
dengan tuduhan telah menyuap petugas!!" Haaah......?
Andy terhenyak dan bengong tanpa bisa berbuat
sesuatu dan bagai kerbau yang dicolok hidungnya Andy
digiring ke kantor polisi setempat dan dimasukkan ke
sel.
Apa ??? Sel? hanya utk kesalahan kecil karena
menerobos lampu merah??... Ya....sel alias bui.
Terakhir Andi dikeluarkan oleh keluarganya dan dilepas
dari kantor polisi setelah membayar uang denda
yang berkisar jutaan rupiah.

Zaman telah edan, pemerintah yang sedang giat-giatnya
menggalakkan clean goverment alias petugas/pejabat
anti
korupsi telah disalahgunakan oleh oknum untuk memeras
masyarakat awam dengan dalih menyogok petugas.

Jadi hati-hatilah dalam mengedarai, perhatikan lampu
lalulintas dan tetapwaspada, jangan lengah dan jangan
pernah mau damai di jalanan dengan polisi lagi.
Sampaikan kepada sanak saudara, family dan teman anda
semua , semoga bermanfaat ........
Salam,

10 CommentsChronological   Reverse   Threaded
ossy wrote on Oct 26, '05
Anda saya tangkap
dengan tuduhan telah menyuap petugas!!" Haaah......?
'ngkali lagi digalakan anti suap??? anti korupsi??? bener gak ???
disini soale gak ada suap2an, gak ada polisi lampu merah; melanggar ......eeehhh tau2 rekening nongol dah dirumah.
tulusjogja wrote on Sep 30, '06
Wah jangan berlebihanlah.. itu kan hanya oknum
Meskipun oknumnya telah bekerja sama dalam sebuah team work yang sangat solid dan saling mendukung (baca: saling menutupi bila ketahuan belangnya), antara satu oknum dengan oknum yang lain. Kerjasama - antar oknum itu- nyaris melibatkan seluruh oknum yang ada dalam organisasi tersebut... tapi itu tetap saja oknum bung!
Polisi itu luhur dan baik, ia lembaga pengayom masyarakat yang siap melayani warga, tanpa minta imbalan apapun juga. Tentu Polisi tidak akan dan tidak mau disuap. kalau ada yang mau menyuap, "pantaslah" kalau dihukum.
Jadi haruslah dibedakan antara Polisi dengan Oknum Polisi.
Sulit ya membedakan... ya tentu saja sulit sebab orangnya sama... he he he he
Maka jadilah polisi.... kalau gak bisa jadi polisi.. terima saja lah nasib.
Mari kita berdoa agar Polisi Indonesia suatu saat nanti benar-benar bersih dari oknum yang tidak bertanggungjawab.
robironald wrote on Feb 14, '07
sebagai aparatur negara mereka tidak salah menilang anda, kalau kita lihat dari kronologis perkaranya, sebab apa yang dilakukan oleh teman saudara tersbut adalah yang salah karen mencoba menyuap.. nah yangrlu disadari terkadang oknum aparat kepolisian tersebut lah.. apakah kesalahan tersebut disengaja atau untuk menghindari bahaya, delik2 tersebut haruslah diperhatikan..
semua berharap agar kita menggunakan hati nurani
okun1101 wrote on Jun 28, '07
polisi = preman dengan atribut pemerintah
bimja wrote on Jul 30, '07
tulusjogja said "itu kan hanya oknum" oknum itu kan sedikit berarti polisi yang baik itu hanya oknum ya?
karuhun wrote on Aug 15, '07
ediagara wrote on Oct 7, '07
LAIN KALI JANGAN DISUAP MAS, DI-"SALAM TEMPEL" AJA... KAN MALU KALAU MULUTNYA DICEKOKI LEMBARAN RUPIAH, EMANGNYA PEMAKAN KERTAS....
ediagara wrote on Oct 9, '07
bimja said
tulusjogja said "itu kan hanya oknum" oknum itu kan sedikit berarti polisi yang baik itu hanya oknum ya?
Betul mas BIMJA, makanya negara kita butuh polisi robot, supaya keruwetan istilah oknum segera selesai. Ntar kalau robotnya ndak jujur kan tinggal buang ke laut.. Hidup robocop!
city77 wrote on Jan 14
indonesia wis edan oknumne
kolorijokolorijo wrote on Apr 6
yah maklumin aja deh...
itung-itung kalah maen...
Add a Comment
   
Indonesian Community
Join this Group!RSS FeedHelp on RSS FeedsAdd to My Yahoo
Report Abuse
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.