Anak-anak mu menengadahkan wajah Menantang terik sang siang Membiarkan wajah mereka terbakar Tegap menatap simbolmu berkibar Dalam kobar semangat Pada bait cakrawala
Waktu menjawab sia-sia Membiarakan sejarahmu Melupakan ketegaranmu berdiri
Kain putih dari cita luhur Usang tak terjaga Kusam berlapis debu
Haruskah merah semangatmu lusuh Oleh tangan anak-anakmu sendiri Yang mencoba menuliskan kata Dan tergadai oleh ego diri
Mana sayap sang rajawali Haruskah kuhitung ulang jemari pagi Menatap dinding batas pulaumu
Lahirkan kembali anak-anakmu Biarkan mereka tetap telanjang Jika harus memakai kain putih bernoda Jika harus menyelimuti diri dengan kain merah lusuh (Melasayang)