Catatan Dari Brussel:

 

DARI BUMI PIJAKAN KAUM EKSIL

 

Esai Sastra

 

Oleh

A. Kohar Ibrahim

 

 

 

Dari Penulis

 

1.  Semua pikiran menuju ke atas bertemu di puncak

2. Yang Menderita melahirkan Max Havelaar

3. Kaum eksilan budayawan vs kekuasaan

4. Yang menghina yang memuliakan manusia

5. Vandalisme pertanda kebiadaban

6. Perampok penginjak-injak hak azasi

7. Lentera dimatikan dosa siapa

8. Penggelapan : dosa apa ?

9. Gelap terang Bintang Timur

10. Yang berpihak yang salah

11. Cap pembinasa nista

12. Budaya dusta cap palsu

13. Organisasi Lekra Joebaar Ajoeb

14. Literatur seniman engage

15. Keteladanan yang memihak

16. Berpihak hingga berpulang

17. Berpulang meninggalkan belang

18. Selaras panggilan zaman

19. Tiga penulis penyair Aidit

20. Aidit pelita Nusantara ?

21. Ziarah kepada yang tak bermakam

22. Cerita sastrawan Sobron Aidit

23. Suara hati sanubari penyair

24. Ziarah Asahan Alhamdulillah

25. Tinggallah cita-cita keyakinan

26. Hidup itu sekedar goresan mimpi?

27. Kawan lawan sesama seniman

28. Sikap kemerdekaan persahabatan seniman

29. Seorang pribadi seniman Ajip Rosidi

30. Politik seniman politik

31. Politik penyair penggugat

32. Fenomena Si Burung Merak

33. Negara merdeka bagaimana bangsa ?

34. Keberanian di alam kegelapan

35. Menghargai penyair berjiwa merdeka: Wiji Thukul

36. Anugerah tertinggi jiwa raga

37. Belanda yang terpuji: Wertheim

38. Wertheim guru besar pembela yang benar

39. Wertheim-Magusig: Tahun-tahun Pembunuhan

40. Sikap terhadap kebenaran sejarah : korban pembunuhan

 

Biodata A. Kohar Ibrahim

 

 

*

 

 

Dari Penulis

 

Serangkaian tulisan « Catatan dari Brussel » yang diberi judul « Dari Bumi Pijakan Kaum Eksil » ini disusun berkat dorongan dari Ajip Rosidi yang disampaikan baik lewat hubungan surat dan telpon maupun obrolan langsung ketika berkunjung ke domisili saya di Brussel. Ajip menganjurkan agar bisalah saya menyusun tulisan semacam memoar. Mumpung ingatan masih segar, katanya.

 

Selanjutnya, juga atas dorongan Lisya Anggraini, seorang penulis dan jurnalis dari Harian Sijori Pos (kemudian menjadi Harian Batam Pos) yang selain menghargai naskah-naskah sumbangan saya juga sangat ingin tahu akan pengalaman saya selama berada di mancanegara sejak terjadinya Peristiwa 30 September 1965.

 

Lebih lanjut, ada pula anjuran dari sementara sahabat dan pembaca di Indonesia, yang juga bernada serupa – terutama sekali dari kalangan generasi yang lahir atau dibesarkan di zaman Orde Baru. Di antara mereka itu ada yang ingin tahu bagaimana orang-orang seperti kami bisa terus survive dan bahkan kreatif, maka ingin pula mengetahui proses kreativitas saya. Yang lainnya, ada pula yang secara jujur merasa selama ini telah tertipu oleh rezim Orde Baru dalam hal ihwal yang berkaitan dengan sejarah. Dan mereka sangat ingin mengetahui dari orang-orang seperti kami – sebagai saksi-mata sekaligus pelaku sejarah. Kerna sejarah memang lantaran tingkah-ulah masyarakat manusia.

 

Catatan ini pun dimaksudkan sebagai pembuktian lebih lanjut dan lebih luas lagi sikap saya terhadap aktivitas dan kreativitas para penulis, khususnya mereka yang untuk jangka waktu yang cukup panjang telah dibungkam dan yang secara terpaksa menjadi kaum eksilan, namun senantiasa tak pernah putus asa. Terus menulis sekuat bisa, sebagai yang tercermin dalam upaya penerbitan yang tergolong pers alternatip yang antara lain kami kelola. Dengan motto : menyambut, menghargai dan menyebarluaskan kreasi.

 

Maka, dengan memperhatikan semua itulah saya susun rangkaian tulisan ini. Yang pertama-tama, untuk edisi pertama Tahun Baru 2003, disiarkan oleh Harian Batam Pos – edisi cetak dan edisi elektronik. Dengan maksud untuk menemukan pembacanya lebih banyak lagi, maka « Catatan dari Brussel » ini diulang-siarkan oleh Swara.net, Cybersastra.net, dan DepokMetro.Com. Serta di ABE-Kreasi Multiply Site : http://www.16j42.multiply.com Desember 2006 – Maret 2007.

 

Rangkaian tulisan ini merupakan salah satu dari rencana rangkaian-rangkaian tulisan lainnya yang bersifat catatan-kenangan perjalanan kehidupan, berupa pengalaman aktivitas dan kreativitas, pertemuan-pertemuan saya maupun apa yang saya rasa, pikir,  dengar dan ketahui lewat bacaan dan lain sebagainya.

 

Kami sajikan sebagai salah satu bahan pertimbangan kepada segenap pembaca yang berminat. Silakan.

 

 

Brussel, 18 Maret 2007.

 

A. Kohar Ibrahim

 

*

 

Biodata:

 

A.Kohar Ibrahim

(Abe)

 

 

Nama lengkap : Abdul Kohar Ibrahim

Nama pelukis (tandatangan karya lukis) : Abe

 

Lahir  1942 di Jakarta, Indonesia.

 

Menerima pendidikan Seni Rupa di : Académie Royale des Beaux-Arts de Bruxelles,  Brussel, Belgia.

 

Alamat:

Belgia : Bruxelles, Belgique.

Indonesia : Batam, Jakarta.

 

Penghargaan / Diploma:

(1) Brevet d’Exellence & Diplôme de Fin d’Etude de l’Académie Royale des Beaux-Arts de Bruxelles (1975, 1979).

(2) Prix de Gouden Pluim (Spectraal, Gent, 1981).

(3) Médaille d’Argent du Mérite Artistique Européen (Coxyde, 1987).

(4) Médaille d’Argent de l’Académie Internationale des Arts Contemporains et Diplôme d’Officier (pour reconnaître et protéger sa valeur artistique) 1986.

(5) Médaille d’Or (1987) et Médaille de Platine de l’AIAC (Enghien, 1988).

 

Biodata. Bibliographie :

(1) Media Massa, antara lain : Le Soir, La Lanterne, La Dernière Heure, L e Pourquoi Pas ? Le Jalon des Arts, Gazet Van Antwerpen, Het Laste Nieuws, De Autotoerist, Sontags Kurier, Cellerche Zeitung. Minggu Pagi, Kedaulatan Rakyat, Harian Sijori Pos, Harian Batam Pos, Majalah Gema Mitra, Majalah Budaya Duabelas, KB Antara dan media online: SwaraTV, DepokMetroNet, CybersastraNet, CimbuakNet.

(2) Spectraal Kunstkijkboek VI, éd. Spectraal, Gent 1984.

(3) 50 Artistes de Belgique, par Jacques Collard, critique d’art, éd. Viva Press Bruxelles 1986.

(4) Art Information, éd. Delpha, Paris 1986.

(5) Who’s who in Europe, éd. Database, Waterloo 1987.

(6) Who’s who in International Art, international biographical Art dictionary, éd. 1987-1996, Lausanne, Suisse.

(7) Dictionnaire des Artistes Plasticiens de Belgique de XIXe et XXe Siècles – Editions Art in Belgium 2005.

(8)  Artiste Peintre Abe alias A.Kohar Ibrahim dan karya lukisnya – Editor : Lisya Anggraini, Batam, 2005.

 

Exposisi :

Sejumlah eksposisi individual maupun kolektif. Antara lain : Galerie Hendrik De Braekeler (Antwerpen, 1977). Galerie Rik Wauters (Bruxelles, 1977). Galerie Van de Velde (Gent, 1979). Les Arts en Europe (Bruxelles, 1979). Galerie APAC (Schaerbeek, Bruxelles, 1980). Mérite Artistique Européen (Coxyde, 1980, 1987, 1990). Galerie Escalier (Bruxelles, 1980). Spectraal (Gent, 1981). Galerie Gouden Pluim (Gent, 1982). Galerie Erasme (Anderlecht, 1983, 1990). Galerie Schadow (Celle, RFA, 1986). Europa Bank (Gent, 1987, 1988, 1990). 50 Artistes de Belgique (Bruxelles, 1986). A.I.A.C. (Enghien, 1987). Spectraal (Nieuwpoort, 1988). Galerie Het Eeuwige Leven (Antwerpen, 1993). De Kreiekelaar (Schqerbeek 1997). Parcours d’Atistes (Commune de Schaerbeek, 1998). En Modus Vivendi (Oude Kerk, Vichte, 2003). Galeri Novotel (Batam, Kepri, 2004). Museum Haji Widayat (Magelang, Indonesie, 2004). Galeri Novotel (Batam, Kepri, 2006).

 

Sebagai Penulis:

Sebagai penulis, A. Kohar Ibrahim mulai banyak menulis prosa dan puisi serta esai atau kritik sastra dan seni sejak akhir tahun 50-an di beberapa media massa Ibukota, antara lain Bintang Timur, Bintang Minggu, HR Minggu, Warta Bhakti dan Zaman Baru. Setelah Era Reformasi, berkas-berkas karya tulisnya ada yang disiarkan di media massa cetak dan online. Anatara lain : Minggu Pagi, Kedaulatan Rakyat, Pikiran Rakyat, Sinar Harapan, Harian Sijori Pos, Harian Batam Pos, Majalah Gema Mitra, Majalah Budaya Duabelas, Cybersastra.net, Depokmetro.com, Swara.tv.

Sejumlah esai budayanya yang dibukukan, antara lain :  “Sekitar Tempuling Rida K Liamsi », telaah buku kumpulan puisi Rida, terbitan Yayasan Sagang, Pekanbaru 2004. « Identitas Budaya Kepri », terbitan Dewan Kesenian Kepri, Tanjungpinang 2005. « Kepri Pulau Cinta Kasih », karya bersama Lisya Anggraini, Yayasan Titik Cahaya Elka, Batam 2006.

 

WEBSITE/BLOG

Mengenai aktivitas-kreativitas tulis-menulis & lukis A. Kohar Ibrahim bisa disimak beberapa website atau blog, antara lain :

ABE-Kreasi Multiply Site : http://www.16j42.multiply.com

http://painting.multiply.com

http://cerpenonline.multiply.com

http://writers.multiply.com

http://indonesiancommunity.multiply.com

http://fr.360.yahoo.com/kohar_be

http://artsCad.com/@/AKoharIbrahim

http://allartonline.com

 

Dan website DepokMetro (Kolom Bung Kohar), SwaraTv, Cybersatra.net dan Harian Batam Pos (Edisi Minggu Ruang Budaya, Apresiasi, Cerpen & Puisi). ***

 

Copyright Hak Cipta: Pada Pengarang A. Kohar Ibrahim

 

(Release: 18/03/2007)



Add a Comment
   
Indonesian Community
Join this Group!RSS FeedHelp on RSS FeedsAdd to My Yahoo
Report Abuse
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.