Nafasku tertahan, tak kuasa aku membuka mata lebar lebar. Sarapanku tadi pagi terasa hambar saja, meski istriku sudah memasakkan masakan khas Indonesia yang sangat aku sukai, Gudeg, namun tetap saja seluruh sel sel dalam tubuhku serasa ingin secepatnya meninggalkan meja makan, dan bergegas ke acara besar hari ini, dan akhirnya kutinggalkan sisa gudeg-ku, meski acaranya masih 2 jam lagi, dan perjalanan hanya 30 menit dari hotelku. Dari tempatku berdiri sekarang, kulihat sebelahku, tak jauh beda. Aisya anakku kini sudah berusia 25 tahun, dan suaminya yang asli dari Bali, keduanya tidak bisa berdiri tenang. Semua berharap harap cemas, menanti…detik demi detik. Begitupun ribuan orang lain yang berdiri berhimpit himpitan…semuanya dalam situasi yang penuh harap…menanti detik detik bersejarah bagi seluruh bangsa Indonesia.
Kami dan ribuan orang lain, sedang berada jauh di timur, tepatnya di Spaceport Frans Keiseppo di Biak Numfor, Pulau Biak. Hari ini, tepat tanggal 17 Agustus 2030, bangsa Indonesia akan meluncurkan Wahana Ruang Angkasa yang diberi nama “MADJAPAHIT - 01” ke orbit tata surya. Wahana ini dirancang oleh ilmuwan dari Institute Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Surabaya, Universitas Gadjah Mada, Universitas Udayana, dan Universitas Cendrawasih, dan beberapa insinyur lulusan China. Ide pembuatan wahana ini dulunya datang dari presiden hasil pemilu tahun 2009, yang sangat cerdik menatap pemanfaatan sumber daya Indonesia, utamanya letak geografis dan sumber daya manusia. Selama kurang dari 20 tahun, ilmuwan ilmuwan tersebut merancang pesawat yang mampu lepas ke angkasa dan secara otomatis menuju orbit mars, dan Jupiter. Rakyat Jawa Barat boleh berbangga hati, karena seluruh pengerjaan pesawat dilakukan di PT. Dirgantara Indonesia, di Bandung. Sejak konflik internal di PT. DI puluhan tahun lalu, industri penerbangan kebanggaan Indonesia itu terus berbenah dan menjadi tulang punggung industri maju di Indonesia.
Sudah pukul 12 siang waktu Papua, kurang lebih 15 menit lagi pesawat Garuda Spaceship Indonesia yang akan membawa MADJAPAHIT – 01 ke luar orbit bumi juga merupakan hasil rancang bangun ilmuwan Indonesia. Sejak Garuda Indonesia kembali menjadi perusahaan penerbangan yang bonafit dan sangat professional, perusahaan itu sangat agresif mengembangkan sayapnya dengan melayani penerbangan ke hampir 80 negara di seluruh benua, dan mempunyai ratusan pesawat berbagai jenis, termasuk pesawat buatan dalam negeri. Pada tahun 2024, enam tahun lalu, Malaysian airlines dan Cathay Pacific dibeli oleh Garuda untuk memperkuat posisi Indonesia di dunia penerbangan. Dengan membangun kerjasama dengan Japan Aerospace, PT. Dirgantara Indonesia kemudian merancang dan membangun sebuah pesawat ulang alik yang diperkirakan lebih ekonomis dan aman dibanding pesawat sejenis yang dimiliki NASA. Hari inilah pembuktiannya, apakah klaim tersebut benar atau tidak. Namun dari test uji melalui simulasi simulasi computer yang canggih di Japan Aerospace, pesawat ini selalu lolos uji dan selama test tidak pernah terjadi kendala yang berarti.
Kembali pikiranku melayang, ketika saya berumur 30 tahun, bangsa Indonesia yang begitu besar dilanda kemerosotan dalam berbagai bidang, mulai dari ekonomi, keamanan, politik, dan moral. Saya masih ingat, ketika teman teman mengaji saya waktu itu menyatakan bahwa perlu waktu ratusan tahun untuk membangun bangsa ini, sejajar dengan bangsa lain, dan dihormati. Dengan perasaan gelisah saya jawab, bahwa kalau negeri ini dipimpin oleh orang yang benar, mulai dari Presiden, DPR, bupati, sampai pemimpin tingkat paling bawah, hanya perlu kurang dari 20 tahun bangsa ini akan sanggup mengejar ketertinggalan di berbagai bidang. Ucapan saya seiring dengan pidato presiden waktu itu tahun 2007, bahwa Indonesia mampu mencapai kemakmuran pada tahun 2030-an, dengan berbagai visi visinya.
Setelah pemilu 2009, pemerintah mulai kembali menata sendi sendi bangsa dan Negara, dengan melakukan reformasi ulang dalam berbagai bidang. Pers masih bebas, tapi diatur agar tidak terus menerus menggelisahkan dan menjatuhkan harga diri bangsa. Mulai sejak itu, berita berita positif mengenai kemajuan pembangunan, prestasi prestasi bangsa, mulai mendapatkan porsi lebih dibandingkan berita berita pembunuhan, tawuran antar kampung, unjuk rasa, dan berita berita negative lainnya yang sebelumnya menguasai pemberitaan. Ekonomi mulai seimbang, dengan focus utama menggerakkan usaha usaha kecil dan menengah, jauh sampai pelosok. Dalam bidang hukum terjadi perubahan sangat drastic, yang dimulai dari pembersihan citra polisi secara gradual dan menyeluruh, dan disusul dengan aparat hukum lainnya. Kemajuan di bidang hukum ini ditandai dengan dihukumnya seorang pejabat yang melakukan korupsi milyaran rupiah dengan hukuman penjara seumur hidup dengan terlebih dahulu menyita asset asset pribadinya. Sejak itu para pelaku koruptor yang tertangkap selalu sakit dan jatuh pingsan, bukan karena ingin menghindari hukum (yang saat itu tidak mungkin lagi dihindarinya), ...teruskan baca di http://akhyari.blogspot.com/search?q=17+agustus+2030
Saya yakin kita dapat melakukan hal tersebut karena kita bangsa yang besra lihat saja China 20 tahun yang lalu bukan apa-apa bahkan boleh di bilang hanaya menghantui amerika karena ideologinya saja tapi lihat saat ini selain menghantui amerika mereka mengguncang dunia melalui ekonomi, industri dan modernisasi tekhnologinya walaupun pada awalnya mereka dikatakan plagiat tetapi negri plagiat ini hampir mengalahkan dominasi barat, ketika revolusi industri pertama mempengaruhi negara2 eropa dan membuat bangsa eropa mengekspansi seluruh dunia akankah Industrialisasi China, India dapat membawa semngat kepada bangsa2 besar di asia termasuk Indonesia karena saya harap itu dapat membawa semangat revolusi Industri dan Ekonomi abad ini yaitu renesancenya bangsa-bangsa asia karena sumberdaya saat ini dipegang oleh bangsa2 Asia seperti minyak bumi oleh bangsa Arab dan bangsa asia lainnya, tekhnology yang dikuasai jepang, korea, china. dan Indonesia yang memiliki berbagai sumber daya kenapa tidak bergerak dan berkarya nyata membentuk Revolusi Industri, Ekonomi, Politik dan Kebangsaan menjadi bangsa yang memiliki harkat dan martabat jadilah negri ku menjulang dalam kejayaannya dan seluruh masyarakat yang berkarya untuk kemajuan bangsa