Sekitar 10 persen penduduk kita terkena hepatitis B. Soal jarang yang mengakui, itu soal lain. Artinya sekitar 30 juta orang sedang menghadapi masa depan seperti saya.
Saya sendiri perlu empat bulan menunggu. Dalam keadaan harus terus siap. Penantian yang tidak jelas harus berapa lama. Yang juga berarti terus berjalannya argometer biaya.
Bahkan Negara tetangga melarang sama sekali liver orang Singapura untuk orang non Singapura. Sebab di Singapura sendiri antara kesediaan liver dan yang memerlukannya jauh lebih banyak yang terakhir.
Awal bulan ini, diberitakan antrian transpalasi di Singapura sudah sampai 10 tahun. Artinya, mendaftar sekarang baru akan dapat liver 10 tahun lagi. Karena itu, setiap saat selalu ada pasien antri yang di coret dari daftar antri, mengapa ? “ Sudah tidak layak antri. Selama penantian , kondisi badannya sudah semakin buruk, “ ujar dr. Tong Ming Chuan, salah seorang direktur program jantung – paru Singapura. “ Tiga diantara empat orang yang di coret dari daftar antri itu tak lama kemudian memang meninggal, “ ujar dr. Tong sebagaimana di siarkan “ The Strait Times 2 September lalu.
Petikan diatas merupakan obrolan seorang rekan kerja sambil makan siang di salah satu café di Jakarta, berikut petikan tanya jawab nya :
Mengapa Anda harus menjalani Transplantasi liver ?
Karena sudah ada kanker di liver saya dan sudah mulai menyebar ke beberapa tempat meski semuanya masih di dalam liver.
Mengapa ada kanker di Liver anda ?
Karena Liver saya sudah tidak normal, sudah mengecil, mengeras dan rusak, istilahnya sudah mencapai tahap terjadi sirosis.
Mengapa Liver Anda bias sirosis ?
Karena saya mengidap virus hepatitis – B, yang gagal saya usir atau saya matikan, Virus itu menjadi aktif dan merusak liver karena kondisi badan saya sering sangat lelah. Saat badan saya lemah. Virus yang semula tidur saja di dalam liver punya kesempatan melakukan aksinya tanpa perlawanan yang berarti dari badan saya yang sedang lemah.
Kenapa ada virus hepatitis – B di liver Anda ?
Karena liver saya tidak kebal ketika virus untuk pertama kalinya dating dan masuk kedalam liver saya.
Kenapa badan Anda tidak kebal ?
Karena saya tidak pernah menjalani vaksinasi anti hepatitis – B saat saya masih bayi / kecil.
Kenapa waktu itu tidak menjalani vaksinasi ?
Karena tidak tahu.
Kenapa tidak tahu ?
Karena tidak berpendidikan dan tidak cukup pengetahuan. Juga karena Negara waktu itu masih sangatmiskin dan pemerintah sibuk mengurus politik atau rebutan posisi.
Soal pemerintah tidak perlu ditanyakan lebih lanjut. Tapi kenapa Anda tidak berpendidikan dan tidak cukup pengetahuan ?
Karena miskin sekali. Keluarga saya hamper semuanya petani atau buruh tani.
jadi apa yang harus kita lakukan bila kita dinyatakan positif terjangkit hepatetis B. sedang kita dalam kondisi tidak mampu. Apakah kita hanya bisa menyerah pada takdir dan menunggu saat itu tiba? Adakah alternatif lain yg lebih memungkinkan untuk kita tempuh guna mengurangi atau mengusir efek dr firus tersebut. Empat tahun yg lau saya dinyatakan positif, tp saya tidak chek up lagi sampai sekarang. Mudah2an Virus itu sudah kabur dr dalam tubuh saya. Karena saya tidak merasakan keluhan apa2, kecuali cepat lelah. Oh ya, apakah kalau virus itu sudah datang tidak bisa diusir? Terapi apa kira2 yg bisa dilakukan oleh orang minim seperti saya ini. Pasal terus terang profesi saya adalah buruh migran Indonesia..